Cara Mengatasi Masalah Bootloop LG G4 Secara Cepat dan Mudah

Ketika kabar mengenai bootloop pada LG G4 jadi headline di berbagai forum Android dan media gadget, saya nggak mau ambil pusing. Saya tetap membeli smartphone itu hingga akhirnya bootloop yang saya anggap isapan jempol belaka benar-benar jadi kenyataan.

foto: techradar
foto: techradar

Tepatnya Jumat (2/12/2016), LG G4 yang saya gunakan mati dengan sendirinya. Saya pikir itu cuma kasus restart mendadak yang wajar. Tapi setelah saya lepas baterai, pasang kembali, dan menekan tombol power, layar yang muncul hanya logo LG aja. Booting yang memakan waktu hingga lebih dari 10 menit ini akhirnya berakhir dengan mati total dan susah dihidupkan kembali.

Panik? Tentu aja. Meskipun saat ini saya sedang menggunakan Huawei G8, bukan berarti LG G4 yang mati mendadak itu layak dibuat mati selamanya, apalagi ada beberapa hal yang bikin saya untuk tetap bertahan menggunakannya. Setelah sempat googling-googling, ternyata memang nggak ada solusi yang benar-benar efektif kecuali memang harus mengganti hardware-nya.

Berdasarkan info yang saya baca, problem bootloop dialami LG G4 dengan nomer seri mesin berkepala 4 dan 5. Unit yang saya gunakan setelah saya cek ternyata bernomor seri 505 xxxx xxxxx yang artinya unit yang ditakdirkan untuk terkena bootloop.

Saya akhirnya menelpon layanan customer service LG dan disuruh untuk datang ke service center yang berada di Jl. Biak, Roxy, Jakarta Pusat. Diinformasikan pula kalo untuk jam operasionalnya akan tutup jam 16.30 WIB (Senin-Jumat) dan Sabtu tutup jam 14.00 WIB. Karena saya pikir masih ada waktu kurang lebih 1 jam lagi, saya akhirnya memaksakan diri buat datang ke service center yang dimaksud.

Dengan tergesa-gesa saya akhirnya sampai juga di service center itu dengan dapat nomer antrian B 024 dan disuruh untuk antri di lantai 2 bagian khusus handphone. Tadinya, saya pikir unit LG G4 saya bakal diinapkan, karena saya sampai sekitar pukul jam 4 sore. Jadi kayaknya memang nggak mungkin service bisa dilakukan hari itu juga.

Antrian service center LG di Jalan Biak sepi banget!
Antrian service center LG di Jalan Biak sepi banget!

Ternyata dugaan saya salah. Entah kenapa antrian hari itu sepi banget. Cuma ada saya dan satu orang pengguna Nexus 5 yang mengantri. Entah sepi karena ada aksi Bela Islam 211 di Monas atau memang produk smartphone LG jarang rusak, yang pasti saya mengantri nggak sampai 5 menit kemudian nomer antrian dipanggil.

Keluhan saya ditangani oleh mas-mas bernama Willi H. Tadinya, saya sempet mengira-ngira bakal merogoh kocek sekitar dua jutaan rupiah buat mengganti motherboard karena kasus bootloop itu. Soalnya, masa garansi LG G4 saya juga sudah habis.

Eh, nggak disangka-sangka, ternyata LG menggratiskan pergantian motherboard itu, sekalipun masa garansi udah habis. “Ini udah jadi kebijakan dari LG global buat LG G4. Asalkan unit belum pernah dibongkar, pastinya kami kasih gratis,” ujar mas-mas itu.

Ajaibnya, nggak perlu waktu lama LG G4 saya langsung diganti motherboard-nya dengan nomer seri 610 xxx xxx. Nggak sampai 15 menit unit saya dibongkar dan langsung dipasangkan motherboard itu. Nggak perlu menginap segala.

Oh iya, kata Mas Willi, kasus bootloop kemungkinan bakal terjadi lagi. Tapi kalopun terkena lagi, LG tidak menggratiskan layanan pergantian motherboard terbaru. Sebagai kompensasi, pelanggan akan dikenakan potongan diskon sebesar 50% dari harga sparepart.

Karena motherboard-nya baru, dikasih stiker terbaru tentang nomer seri dan IMEI.
Karena motherboard-nya baru, dikasih stiker terbaru tentang nomer seri dan IMEI di atas stiker yang lama.

Nah, terus gimana dong biar saya nggak kena bootloop lagi? Ternyata ada triknya lho. Kata dia, saya harus mematikan fitur update otomatis pada LG G4 yang digunakan. Caranya klik menu Settings > General > About Phone > Common > Update Center > Software Update, jangan centang bagian Auto-install updates dan Check automatically.

Saat ini versi software yang paling update buat LG G4 di Indonesia adalah V20c-ESA-XX. Nantinya akan ada update terbaru dengan seri V20h yang katanya belum tentu kompatibel dengan hardware seri 610 yang saat ini digunakan di unit yang saya gunakan.

“Jadi, kalo mau update software ke versi terbaru, mendingan datang ke kami aja. Nanti akan coba kami cek apakah udah kompatibel atau belum,” saran Mas Willi.

So, apakah LG G4 kamu sudah terkena bootloop? Jika udah, pastikan segera menggantinya ke LG service center terdekat. Tenang aja, selama belum pernah mengalami pergantian hardware, LG menggratiskan layanan itu sekalipun masa garansi unit telah habis. Jangan lupa ikuti tips di atas biar nggak lagi terkena bootloop. Mudah-mudahan sih nggak terkena lagi ya? Lumayan repot soalnya kalo harus mondar-mandir ke service center, sebagus apapun pelayanannya.

Author: chawir

Cuma seorang penulis biasa yang dikelilingi keluarga, teman, dan alam semesta yang luar biasa.

2 thoughts

  1. punya saya bootloop bulan april 2017 ini,, beli lewat bukalapak,, gak ada kartu garansi sama nota pembelian,, kira2 jika di bawa ke service center lg dan ganti Mother Board bayarnya ampe berapa yah,,, apa tetep gratis,, soalnya ini kan udah 2017.. No, serinya masih 505,, jd kemungkinan belum pernah di bongkar,,,

    Mohon tanggapanya…

    1. Masih gratis kok. Ada kebijakan dari LG sekalipun garansi udah habis, tapi selama belum pernah dibongkar, bisa dapat pergantian mesin gratis. Saya soalnya juga garansinya udah lewat. Gak perlu bawa surat apa2 kok, bawa hapenya aja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *