Tips Mencuri Perhatian Supir Bus, Supaya Aksi Om Telolet Om Tidak Bertepuk Sebelah Klakson

Bermula dari keisengan bocah-bocah di Jepara, siapa yang menyangka ‘Om Telolet Om’ jadi fenomenal. Nggak cuma di Indonesia aja, fenomena ini juga mendunia dan jadi sensasi terbaru di dunia maya.

Fenomena Om Telolet Om yang Mendunia (foto: bisnis.com)

Per hari ini, setidaknya kalimat ‘Om Telolet Om’ dicuitkan lebih dari 1 juta kali di Twitter secara global. Tapi kalo posting kalimat ini di social media dianggap terlalu gampang, kenapa nggak coba yang lebih seru? Misalnya, turun ke pinggir jalan bawa kertas bertuliskan ‘Om Telolet Om’ sambil berharap dapat balasan klakson.

Tapi gimana sih caranya supaya aksi ‘Om Telolet Om’ nggak jadi bertepuk sebelah klason? Simak deh, tips mencuri perhatian supir bus berikut ini:

1. Gunakan Kertas Tebal

Namanya juga di pinggir jalan, tentu aja banyak anginnya dong? Nah, nggak mau kan kertas bertulisan ‘Om Telolet Om’ yang kamu bawa tertunduk gara-gara tiupan angin yang kencang sehingga nggak dibaca supir bus yang lewat? Jadi, pastikan kertas yang kamu gunakan berbahan tebal, bukan kertas dari buku tulis biasa. Kertas karton adalah materi yang paling direkomendasikan biar permintaan klakson kamu sekokoh reklame di pinggir jalan.

2. Tulis ‘Om Telolet Om’ dengan Spidol

Biar tulisan ‘Om Telolet Om’ bisa dibaca supir bus yang lewat, pastikan ditulis dengan menggunakan pena yang bisa menghasilkan garis dan goresan yang tebal seperti spidol. Jangan gunakan spidol berwarna, kecuali hitam, karena sifatnya tetap tegas di atas permukaan kertas berwarna apapun. Jika spidol dianggap kurang tebal, kamu bisa mencoba fasilitas printer buat menghasilkan tulisan yang lebih tebal dan besar.

3. Pilih Lokasi yang Tepat

Ibarat menunggu angkot yang lewat, makanya kamu harus pastikan berada di lokasi yang tepat. Apa jadinya kalo kamu mau naik bus jurusan Depok-Bandung tapi nunggunya di Stasiun Kereta Api Cilebeut? Nah, begitu juga dengan aksi ‘Om Telolet Om’ yang sukses, harus pintar pilih-pilih tempat. Jadi, pastikan daerah yang kamu pilih sering dilewati bus, terutama bus antar daerah dan provinsi yang kebanyakan punya bunyi klakson yang unik.

4. Jangan Ganggu Fokus Supir Bus

Nggak usah terlalu ngoyo buat mendapatkan perhatian supir bus, apalagi sampai membahayakan keselamatan orang lain demi kesenangan pribadi. Jadi, pastikan kamu nggak berdiri di lokasi yang terjal, curam, dan berkelok-kelok, di mana membutuhkan perhatian lebih supir dalam membawa bus. Jangan ‘paksa’ supir buat memberi klakson daripada memperhatikan kendaraan yang dibawa. Ingat, ada puluhan bahkan ratusan nyawa yang dia tanggung di dalamnya.

5. Gunakan Smartphone dengan Fitur Kamera yang Oke

Beredarnya video-video aksi ‘Om Telolet Om’ tentunya direkam lewat kamera smartphone. Nah, dalam hal ini yang perlu kamu perhatikan adalah fitur kameranya. Pastikan ada fitur OIS (optical image stabilization) yang membuat kamera mampu menangkap gambar bergerak sehingga tidak terlihat nge-blur. Wajah kamu tentunya juga tertangkap lebih detil, jadi kalo sampai viral kan lumayan bisa ngetop karena mudah dikenali.

Yuk, kita ber-‘Om Telolet Om’ ria!

Author: chawir

Cuma seorang penulis biasa yang dikelilingi keluarga, teman, dan alam semesta yang luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *